Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Jika Anda ingin meningkatkan / mengoptimalkan Hard Disk Anda mulai dari I / O – baca / tulis, sebenarnya anda tidak perlu membeli perangkat lunak yang mahal untuk mengopatimalkan kinerja harddisk atau membeli HD yang baru, anda cukup ikuti langkah-langkah berikut untuk Meningkatkan kecepatan Hard Disk di Windows. Dengan melakukan langkah-langkah yang akan saya berikan Anda akan dapat meningkatkan kecepatan Hard disk anda (tergantung dari manufaktur dan spesifikasi, tapi layak untuk dicoba). Kecepatan perbaikan yang paling terlihat dengan drive IDE, namun ada laporan bahwa tweak ini tidak baik untuk disk SCSI.

Dalam hal apapun, tidak akan merugikan sistem Anda, jadi cobalah anda melakukannya sendiri dan biarkan saya tahu apa yang Anda temukan jika ada masalah nanti!
Langkah-langkah mengoptimalkan Hard Disk

1. Buka Run lalu ketikkan “sysedit.exe” (tanpa tanda kutip),
2. Buka jendela file SYSTEM.INI.
3. Di jendela file SYSTEM.INI cari [386enh].
4. Tekan Enter untuk membuat satu baris kosong,
5.Di baris kosong itu anda tuliskan Irq14 = 4096 (catatan: Baris ini sangat sensitive)
6. Selanjutnya, Klik pada menu File, lalu pilih Save.
7. Tutup SYSEDIT dan reboot komputer Anda.
8. Restart windows!
Peningkatan kecepatan akan tearlihat hanya setelah sistem di reboot.
 

selamat mencoba dan Semoga Bermanfaat
^_^

mengoptimalkan Kecepatan Hard Disk di Windows

Posted by : Unknown 0 Comments

Setiap anda siap menginstall windows 7 , kita hanya dikasih waktu hanya 30 hari,setelah itu kita akan disuruh untuk melakukan aktivasi ke MS, disini kami mau share tips untuk mengetahui lama aktivasi win7 kita , langsung saja :

Buka RUN ketikkan CMD trus ketikkan SLMGR  /XPR



cara mengetahui berapa lama aktivasi windows 7 anda

Posted by : Unknown 0 Comments

Saat ini sparepart komputer sudah banyak tersedia di pasaran, dengan kualitas dan harga yang beranekaragam. Kita dapat menentukan jenis komponen, merk maupun kualitas sesuai dengan keinginan kita.
Tahap-tahap dalam perakitan komputer kita kelompokkan menjadi 4 tahap, antara lain:
A. PERSIAPAN
B. PERAKITAN
C. PENGUJIAN
D. PEMECAHAN MASALAH

A. PERSIAPAN

Persiapan yang baik akan memudahkan kita dalam merakit komputer. Hal ini dapat menghindari permasalahan yang mungkin timbul. Persiapan yang baik meliputi:
1. Persiapan komponen dan perlengkapan.
2. Penentuan konfigurasi komputer
3. Pengamanan
4. Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan, meliputi: komponen komputer, kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya, buku manual & referensi dari komponen serta alat bantu berupa obeng plus & minus.
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkaitan dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Pengamanan
Tindakan pengamanan sangat diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen akibat muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan. Pencegahan kerusakan karena listrik statis dapat dilakukan dengan cara:
  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh komponen elektronik secara langsung, konektor atau jalur rangkaian. Kita hanya boleh memegang bagian plastik (isolator) yang terdapat pada komponen.
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengetahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang akan dirakit. Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver perangkat, serta program aplikasi yang akan diinstal pada komputer.
B. PERAKITAN
Tahap proses perakitan komputer meliputi:
1. Penyiapan Motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang Heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. Memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang Card Adapter
10. Penyelesaian Akhir
1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
Cara memasang processor jenis socket

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.
Cara memasang processor jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard.
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak.
  3. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Agar pemindahan panas dapat maksimal maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gel penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard. Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul. Cara memasang untuk tiap jenis modul memori adalah sebagai berikut.
Cara memasang modul memory jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot.
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Cara memasang modul jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM terletak pada posisi lekukan.
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot.
  2. Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekrup dan dudukan (stand-off). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard.
  4. Pasang sekrup pengunci pada setiap dudukan logam.
  5. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  6. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekrup.
6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya adalah sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekrup pengunci.
  2. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan berdampingan dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan/kipas (jika memakai fan untuk pendingin CPU).
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang pada casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard.
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekrup pengunci plat tertutup lubang port lalu masukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekrup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8. Memasang Drive

Cara memasang Hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD hampir sama, caranya adalah sebagai berikut:
  1. Copot plat penutup drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan casing dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekrup di drive dan casing lalu pasang sekrup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke dua drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
  9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter

Secara umum Card adapter yang dipasang meliputi video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter adalah sebagai berikut:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard.
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing.
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card (jika ada).
10. Penyelesaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. Sambungkan kabel dari catu daya ke soket.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau port serial (tergantung jenis mouse).
  5. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. (Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port).
C. PENGUJIAN
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara pengujian dengan program BIOS adalah sebagai berikut:
  1. Hidupkan Monitor & CPU. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. Tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa pengaturan mungkin harus dirubah nilainya terutama Jenis VGA dan Boot Sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem Operasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
D. PEMECAHAN MASALAH

Permasalahan yang sering terjadi dalam perakitan komputer antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot
  3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus, hal ini disebabkan karena kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum terhubung dengan benar (posisinya terbalik).

Panduan merakit komputer bagi pemula

Posted by : Unknown 0 Comments


Bad Sector di hardisk secara umum ada 2 macam, yaitu mekanik/fisik dan software. Bad sector mekanik, yaitu seperti permukaan lempeng penyimpan data hardisk rusak secara fisik misal karena tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector software bisa terjadi ketika hardisk sedang sibuk tiba-tiba mati, arus putus dan sebagainya.
Untuk Bad Sector yang berupa kerusakan fisik (mekanik), maka itu diluar pembahasan ini, karena hal itu biasanya tidak bisa (sangat sulit) diperbaiki. Jika masih ada garansi maka sebaiknya ditukarkan yang baru. Tetapi jika bad sector yang berupa software, maka kemungkinan masih bisa diperbaiki. Jadi pembahasan disini hanya berfokus bad sector secara software.

Bagaimana memperbaiki Bad Sector ?
Jika hardisk sudah terdeteksi terkena bad sector, maka langkah pertama adalah menyelamatkan data-data penting yang ada, baik di simpan di hardisk lain, di copy ke CD atau lainnya. Dan sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah pastikan data-data penting sudah di backup.
Langkah Awal : Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.
Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa software gratis berikut:
1. Easeus Partition Manager
Software gratis ini selain bermanfaat untuk membuat / mengedit partisi hardisk ( tampilan mirip Partition Magic), juga bisa digunakan untuk menghilangkan bad sector. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Jalankan Program Easeus partition Manager
  2. Pilih drive yang kira-kira ada bad sectornya ( untuk memastikan ada bad sectornya bisa juga di scan melalui easeus ini denganklik kanan drive Pilih menu Advanced > Check Partition )
  3. Klik kanan, dan pilih Delete
  4. Ketika muncul informasi, maka pilih “Delete Partition and Delete Data”
  5. Kalau sudah selesai, klik menu Apply
  6. Tunggu sampai selesai.
Perlu diperhatikan, bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan untuk drive selain windows. Dan pastikan datanya selalu diamankan /backup terlebih dahulu.
Easeus partition Manager bisa di download / didapatkan dari link berikut ( 7.93 MB) :
http://www.partition-tool.com/download.htm
( pastikan download yang Home Edition (gratis))

2. HDD Low Level Format Tools
Dengan software ini, maka hardisk bisa di format secara mendalam ( di istilahkan low level format). Perlu diperhatikan bahwa dengan low level format, maka semua data di hardisk akan hilang, dan tidak bisa di kembalikan/di recovery lagi. Tetapi cara ini biasanya akan lebih efektif menghilangkan bad sector.
Karena hardisk akan di format seluruhnya, maka hardisk yang akan di proses harus di format di komputer lain ( di lepas dan dipasang komputer lain). Atau jika ada 2 hardisk di komputer, maka hardisk yang tidak berisi windows bisa di format. Berikut langkahnya :
  1. Jalankan HDD Low Level Format tools
  2. Pilih Hardisk yang akan di format. Tentu yang tidak berisi sistem operasi windows. Selanjutnya klik Continue
  3. Pilih tab “LOW-LEVEL-FORMAT”, dan silahkan dibaca peringatan yang tampil
  4. Jika sudah yakin, maka klik “FORMAT THIS DEVICE”, dan tunggu sampai proses selesai.
Selain untuk hardisk (SATA< IDE atau SCSI), bisa juga untuk memformat Flashdisk, Flash card dan sejenisnya. HDD LOw level format bisa didapatkan/download dari link berikut :
HDD Low Level Format Tool
langsung download versi DISINI (497 KB)

3. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.
Biasanya vendor seperti Seagate dan Western Digital, juga menyediakan software untuk menganalisa atau memperbaiki hardisk. Untuk hardisk seagate, maka bisa download tools seperti Seatools for Windows atau DOS. sedangkan untuk Western Digital bisa download tools “Wertern Digital lifeguard Diagnostics”.
Misalnya untuk Western digital, menyertakan fasilitas “WRITE ZEROS” untuk memperbaiki error seperti bad sector. Untuk Seagate, begitu di install, maka di bagian Help sudah dijelaskan cukup detail tentang manfaat dan penggunaannya.

Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector

Posted by : Unknown 0 Comments

Cara me rename beberapa file sekaligus, Misalkan anda punya beberapa file gambar dalam suatu folder dan anda ingin menyeragamkan atau memudahkan penamaan file gambar tadi dengan nama gambar 1, gambar 2, gambar 3 dan seterusnya. caranya cukup mudah dan sederhana, Cara me rename beberapa file sekaligus :
  • Buka Windows Explorer, dan pilih  file  yang akan di seragamkan namanya. misal lihat gambar berikut :
  • setelah semua terpilih  tekan tombol F2 pada keyboard, atau anda klik kanan dan pilih menu rename. maka akan seperti gambar dibawah ini

  • ketikkan nama file yang baru, misalkan saja kita beri nama data sekolah.
  • Tekan enter, maka windows secara otomatis akan me rename file file tadi dengan nama yang baru dimasukan tadi, dan akan diurutkan secara otomatis. hasilnya seperti ini :


Hal ini juga berlaku bila anda juga akan me rename beberapa folder. semoga bermanfaat cara me rename beberapa file sekaligus.

semoga bermanfaat

Tips me rename beberapa file / folder sekaligus

Posted by : Unknown 0 Comments
Sebagai pengguna komputer tentunya kita menginginkan mempunyai komputer yang mempunyai kinerja optimal, cepat dan stabil. Saya menyebutnya “komputer anti lelet”.  Dalam artikel perdana ini saya ingin berbagi pengalaman dalam melakukan beberapa perawatan dan tune up sederhana terhadap komputer untuk meningkatkan kinerja windows.
Sebelum membuat komputer anti lelet, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa hal yang menyebabkan performa komputer kita lambat, sering hang bahkan muncul berbagai error yang meyebabkan komputer crash sehingga tidak nyaman lagi digunakan.   Beberapa hal paling umum yang dapat menyebabkan masalah pada komputer sehingga komputer kita terasa lelet kita diantaranya adalah:
  1. Mengabaikan Minimum Hardware Requirements, ketika menginstal  suatu aplikasi.
    Semua software / aplikasi mempunyai spesifikasi minimal hardware komputer yang diperlukan agar aplikasi tersebut dapat berjalan normal.  Dan kita ingat itu adalah spesifikasi minimal , jadi agar aplikasi tersebut bisa berjalan optimal spesifikasi komputer kita harus lebih tinggi dari system requirement  aplikasi tersebut.
  2. Overheating pada komponen hardware, beberapa komponen hardware yang sering terjadi overheat adalah Processor, Mainboard, VGA Card dan Power Supply. Overheat pada komponen hardware tersebut bisanya terjadi  karena tidak optimalnya kerja system pendingin (misalnya fan Processor),  komputer ditempatkan di ruangan yang memang mempunyai temperatur cukup tinggi atau bisa juga karena komputer yang dioperasikan 24 jam nonstop.
  3. Live time, hardware komputer juga tidak bisa melawan usia, terutama untuk komponen kapasitor pada mainboard dan hardisk. Secara umum komputer yang telah beroperasi diatas 5 tahun sudah saatnya diupgrade atau diganti baru.
  4. Terlalu banyak software yang diinstall, banyak proses yang berjalan di background, terdapat virus, malware dan spyware yang memakan resource Processor dan Memory yang pada akhirnya dapat menyebabkan komputer kita terasa sangat lelet.
Setelah kita mengetahui beberapa penyebab umum komputer menjadi lelet, maka saatnyalah sekarang kita mempersiapkan  dan melakukan beberapa langkah tune up windows untuk membuat komputer anti lelet.
  1. Ketahui spesifikasi komputer kita, jangan ragu untuk meng-upgrade komponen terutama untuk RAM yang masih dibawah 1 GB.  Apabila anda berminat membeli komputer baru, menurut saya spesifikasi minimal saat ini adalah komputer sekelas Intel Core 2 Duo, RAM DDR3 2 GHz,  Hardisk SATA 250 GB dan 530 Watt Power Supply.
  2. Bersihkan komponen hardware, buka casing CPU dan bersihkan debu yang menempel pada mainboard, fan dan peripheral lainya dengan menggunakan sikat halus dan vacum cleaner.
  3. Bila memang spek komputer kita pas-pasang instal-lah program yang benar-benar diperlukan saja. Ada baiknya juga untuk menggunakan program alternative yang mempunyai ukuran kecil dan tidak memakan banyak resource, diantaranya adalah:
    • Open Office,  untuk membuka dan mengedit dokumen
    • Foxit Reader, untuk membaca dokumen PDF
    • Opera Mini, untuk browsing  lebih cepat dan aman
    • 7 Zip untuk membuat dan membuka file kompresi
    • VLC Media Player untuk menjalankan file multimedia
  4. Bersihkan komputer dari virus, spyware dan malware dengan virus scanner seperti misalnya Norman Malware Cleaner, lalu install antivirus yang tidak memberatkan komputer, saya sendiri menggunakan avast free antivirus dan pastikan selalu update.
  5. Disable Automatic Update pada windows, sebagai gantinya download security update dan hotfix terbaru menggunakan Windows Update Downloader dari windowsupdatesdownloader.com
    Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  6. Disable windows services yang tidak digunakan, caranya adalah sbb:
    • Klik start – run – ketik: services.msc
    • Double klik pada service yang tidak dipakai, pada pilihan start up type pilih disable
    • Beberapa service windows yang bisaanya tidak terpakai diantaranya : Alerter, Clipbook, Distributed Link Tracking Client, Fast User Switching, Help and Support , Indexing Service, IPSEC Services,  Netmeeting Remote Desktop Sharing,  Portable Media Serial Number,  Remote Desktop Help Session Manager, Remote Procedure Call Locator, Remote Registry, Remote Registry Service, Secondary Logon, Routing & Remote Access, Server,  SSDP Discovery Service , Telnet,  TCP/IP NetBIOS Helper,  Upload Manager, Universal Plug and Play Device Host, Wireless Zero Configuration (bagi yang tidak menggunakan wireless device).  Untuk komputer yang tidak terhubung ke jaringan disable juga
      komputer Browser, Messenger, Windows Time .
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  7. Matikan beberapa aplikasi yang berjalan otomatis saat windows startup. Saya menggunakan tools Start Up Control Panel untuk mengontrol program apa saja yang perlu atau tidak perlu di load saat windows start up. Download programnya di www.mlin.net/StartupCPL.shtml, lalu jalankan dan disable beberapa service yang tidak diperlukan
    Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  8. Matikan System Restore pada beberapa partisi atau keseluruhan drive. Selain dapat meningkatkan kecepatan windows, mendisable fitur ini akan menghindari  boomerang yang terjadi karena adanya virus yang bercokol di file-file restore point.
    • Caranya: klik kanan icon My komputer – klik Properties – klik tab System Restore – check   Turn off system restore  Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  9. Bersihkan desktop dari shortcut dan file yang tidak sering terpakai. Untuk menyimpan file data sebaiknya simpan di folder atau drive tersendiri. Gunakan wallpaper yang tidak memakan banyak resource memory atau gunakan saja background warna pada tampilan desktop.
  10. Atur Visual Effects for Better Performance,
    • Caranya: klik kanan My komputer – klik Properties – klik tab Advance – pada menu Performance pilih setting,
      pada tab visual effect pilih Adjust for best Performance.
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  11. Bersihkan temporary file yang ada dilokasi C:Documents and Settings-namauser-Local Settings-Temp dan C:Windows-Temp
  12. Jalankan Disk Cleanup Wizard untuk meng-compress old file dan membersihkan file-file yang tidak diperlukan.
    • Caranya klik startrun – ketik : cleanmgr Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  13. Jalankan Disk Defragmenter secara teratur untuk merapikan kembali data-data yang tersimpan pada hardisk.
    • Caranya klik startrun – ketik : dfrg.msc
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  14. Jalankan tools Checkdisk untuk memastikan struktur file dan direktory pada hardisk bebas dari error.
    • Caranya : Buka Windows Explorer, Klik kanan pada hardisk yang aka di scan, pilih Properties,  pilih tab Tools, pilih Error Checking, klik Check Now.
    • check Automatically fix file system errors dan Scan for and attempt recovery of bad sectorCara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  15. Install ulang Windows dan Aplikasi.  Apabila dirasa komputer sudah terlalu banyak masalah, inilah jurus terakhir yang dapat kita lakukan untuk membuat komputer kita kembali ke performa awal, selamatkan semua data ke partisi atau hardisk yang lain lalu mulai lagi semuanya dari awal, reinstall Windows dan program aplikasi lainnya.
Demikianlah sedikit cara perawatan dan tune up windows untuk membuat komputer kita selalu bekerja optimal alias anti lelet.  Dalam artikel ini saya masih menggunakan sistem operasi Windows XP, meskipun beberapa tips diatas pada prinsipnya dapat juga diterapkan pada OS yang lain.
Semoga bermanfaat!

Cara Membuat Komputer Anti Lelet

Posted by : Unknown 0 Comments



You Might Also Like adalah suatu cara membuat related post (artikel yang berkaitan) untuk menampilkan list judul postingan yang berhubungan dengan postingan utama yang menggunkan thumbnail atau gambar didalamnya, seperti pada gambar diatas.

Menarik bukan?Anda bisa menggunakan widget related post dengan thumbnail yang disediakan oleh linkwithin. Untuk cara pemasangannya sangat mudah, berikut langkah-langkahnya:

1. Buka situs linkwithin (
http://www.linkwithin.com/learn?ref=widget )

2. Isi data-data yang diperlukan pada form yang telah disediakan


Email: alamat email anda
Blog link: Alamat blog dimana anda memasang widget related post with thumbnail
Platform: pilih platformnya, ada blogger, wordpress, dll
Width: pilih jumlah related post yang mau ditampilkan
Beri centang pada kotak kecil jika anda menggunakan background template yang gelap


3. Klik Get Widget


4. klik Install widget


 5. kemudian pilih/klik add widget kemudian widget akan masuk otomatis ke blog anda. dan aturlah tata letaknya terserah anda.

selamat mencoba ^_^

Cara Membuat 'You Might Also Like' di Blog

Posted by : Unknown 0 Comments
 setting ip merupakan salah satu syarat agar suatu komputer bisa terhubung dengan komputer lainya. maka dari itu admin mau jelasin langkah2 setting ip address. disini admin mengkonesikan windows dengan windows.


pertama tama peralatan yang dibutuhkan :
2 (dua) komputer dan pastikan bahwa kedua komputer tersebut memiliki NIC atau Lan Card
kabel dengan susunan cross , RG-45 dan Tang crimping untuk menyatukan kabel dan RG-45

jika peralatan yang diperlukan sudah ada. mari kita liat langkah-langkah nya. cekidot :)
1.   sambungkan kabel cross ke Lan Card pada masing-masing computer
2.      Kemudian masuk ke network place
-           Klik star
-           Pilih Control panel
-           Pilih network place

3.      Pilih krtu jaringan nya, lalu Klik kanan dan klik enable / double klik untuk mengaktifkan Lan-nya
4.      kemudian untuk mengatur IP Address nya klik kanan lalu properties
5.      kemudian klik internet Protocol (TCP/IP) dan klik properties
6.       Lalu akan muncul tampilan internet Protocol (TCP/IP)
7.      ada 2 pilihan :
1.      Obtain and IP address automatically=men set-up IP Address secara otomatis
2.      Use yhe following IP Address= men set-up IP Address secara manual
8.      Kita pilih yang manual
9.      Isi IP Address  dan Subnetmask nya, sedangkan gateway kosongkan saja
- Untuk IP Address nomor terakhirnya harus beda karena itu adalah nomor tiap komputer
- Untuk subnet mask nomornya disamakan tiap kompi
misal :
Pada komputer pertama isikan IP address : 192.168.1.1 , Subnet Mask : 255.255.255.0
Pada komputer kedua isikan IP address : 192.168.1.2 , Subnet Mask : 255.255.255.0
10.  Klik OK
11.  Untuk Mengecek nya masuk ke command prompt
-          Ketik IPCONFIG=maka akan muncul ip address dan subnet mask nya
-          Ketik ping “ip addressnya”= jika “reply”  maka berhasil / dan jika “request time out”  berarti ada yang salah
selesai

Cara Membuat Koneksi Peer To Peer | Membuat IP Address

Posted by : Unknown 0 Comments

- Copyright © Blog si Mas Kaca Mata - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -